News Update :

Wanita Cantik Ini Mengaku Dihamili Yesus

Penulis : Kwanyar News on Monday, November 7, 2016 | 1:29 AM

Monday, November 7, 2016





Seorang remaja 19 tahun, Haley mengungkapkan hal yang mengejutkan publik. Dia mengatakan, saat ini sedang hamil anak Yesus.

Ibunya, Kristi tentu saja terkejut. Tapi dia tidak cepat percaya pada anaknya. Sang ibu bahkan menganggap anaknya pembohong dan sedang butuh pertolongan.

Untuk membuktikan kehamilan, Haley diundang ke acara Dr Phil Show. Dia diminta untuk membuktikan kehamilannya yang menurutnya sudah sembilan bulan.

Hasil USG nihil. Tidak ada bayi dalam perutnya. Tapi Haley terus mengatakan ada bayi yang sedang menendang perutnya.

Dr Travis Stork menjelaskan hasilnya untuk Haley. Tapi lagi-lagi, Haley membantahnya, "Hal yang paling penting di USG ini bukan apa yang kita lihat, tapi pada apa yang tidak kita lihat," tegas Haley.

"Saya hamil. Saya tidak akan menyangkal bayi saya. Saya merasa dia menendang sepanjang waktu. Maaf, Dr. Stork, tetapi Anda tidak bisa berbohong kepada Yesus," ujarnya.

Seperti dilansir Mirror.co.uk, Haley bukan hanya telah melakukan tes USG tapi juga beberapa kali melakukan tes kehamilan dan pemeriksaan panggul. Semua hasilnya negatif. Tapi dia bersikeras mengatakan dirinya hamil, anak Yesus.

Kristi pun berkomentar, menurutnya putrinya merupakan "pembohong kompulsif" dan "delusional". Sebelumnya dia bahkan mengatakan ayah bayinya adalah Eminem dan dia mengatakan telah menyumbangkan ginjal untuk kakaknya.

"Pertama kali saya mendengar dia mengatakan bahwa itu anak Yesus Kristus dalam perutnya. Saya menatapnya seperti dia telah kehilangan pikirannya, "kata Kristi.

"Keluarga saya, teman-teman saya, pendeta saya di gereja, mereka tidak percaya bahwa aku hamil. Saya tahu itu anak Yesus. Saya tidak peduli jika keluarga saya menyangkalnya. Saya juga tidak peduli tes kehamilan di rumah atau dokter karena saya akan tetap melahirkan penyelamat," kata Haley.



Setelah mendatangkan dokter kandungan, di acara tersebut juga didatangkan dokter kesehatan jiwa. Haley mengungkapkan, dia telah didiagnosis dengan skizofrenia paranoid.

Ibunya lantas memohon bantuan semua orang untuk mengakui kehamilan putrinya.

"Kita harus memperlakukan dia seperti benar-benar hamil untuk menghindari konflik. Saya berharap Dr. Phil dapat membantu dia," ujar Kristi.

Dr Phill kemudian bertanya, apakah Haley ketika masih anak-anak memiliki masalah yang berat? "Ketika dia masih kecil, dia pernah dilecehkan secara sekksual," pungkas Kristi.
comments (2) | | Read More...

Naga Tebang Tertangkap Kamera Bikin Heboh Warga Cina dan Laos

Penulis : Kwanyar News on Sunday, October 30, 2016 | 1:35 AM

Sunday, October 30, 2016


 

Penampakan Naga Terbang Di Perbatasan Cina dan Laos


Selama ini kita tahu perihal naga. Namun, naga yang kita tahu biasanya hanya ada pada dongeng, mitologi, ataupun film-film saja, bukan di dunia nyata. Memang naga adalah makhluk kepercayaan masyarakat China saja.

Tapi ternyata, baru-baru ini ditemukan video amatir mengenai seekor naga yang terbaik. Apakah dengan video ini membuktikan bahwa naga itu benar-benar nyata?

Video berdurasi kurang dari 6 menit ini memperlihatkan seekor makhluk berbentuk naga yang terbang di pegunungan yang terletak di perbatasan antara China dan Laos. Video ini viral dan sudah ditonton lebih dari 2,6 juta kali.

Banyak media juga membahas keaslian video ini. Ada yang mengatakan bahwa makhluk tersebut adalah dinosaurus yang telah punah 66 juta tahun yang lalu, yaitu pterodactyl. Ada juga yang mengatakan bahwa itu bukanlah hewan, melainkan robot mata-mata yang dibuat oleh oknum tertentu.

comments | | Read More...

Kebenaran Cerita Dosen Gaib di UAD Yogyakarta

Penulis : Kwanyar News on Tuesday, October 25, 2016 | 12:49 AM

Tuesday, October 25, 2016




Belakangan beredar pesan berantai yang cukup horor tentang keberadaan dosen gaib di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Kisahnya bikin merinding yang baca, apalagi yang mudah ketakutan. Namun cukup menghibur bagi penyuka kisah-kisah metafisika, walau oleh pihak UAD sendiri hal tersebut sudah dibantah kebenarannya.

Isi pesan berantai itu kurang lebih seperti ini:

Seorang dosen yang biasa mengajar salah satu mata kuliah di UAD, mendadak minta kelasnya dipindah jadwal pukul 17.30 WIB atau menjelang maghrib. Mahasiswa pun datang tepat pada waktunya di kelas tersebut. Dosen yang dimaksud pun hadir tepat waktu. Ia berada dalam kelas, suasana hening, namun satu pun ia tak berkata apa-apa.

Mendadak ketua kelas menerima SMS dari dosen, yang berbunyi bahwa ia tak dapat datang ke kelas saat itu karena ada halangan. Jelas saja ia terkejut, lalu siapa pria yang sedang diam di depan kelas itu?

Duduk di barisan depan, ketua kelas yang mulai ketakutan itu sengaja menjatuhkan bolpoinnya. Ia lalu menunduk untuk mengambil sembari melirik bagian kaki sang dosen. Ternyata mengawang alias tidak menjejak lantai.

“Terus ketua nibakke bolpoin, eh ternyata nggandul meen, ga ono kakik’e.” Demikian penggalan isi pesan berantai tersebut.

Ketua kelas lantas mengirim pesan lewat grup Line ke rekan satu kelasnya. Ia menyuruh rekannya keluar satu persatu, tanpa boleh ribut atau teriak, mulai dari baris kursi yang belakang.



Mereka pun patuh, keluar satu per satu hingga akhirnya tinggal sang ketua kelas yang terakhir keluar.



“Ngerti-ngerti dosen goib nyeraki karo ngomong ‘kamu udah tau saya?’ ketua langsung jerit, akhire UAD selama 3 hari diliburke,” begitu penutup pesan horor tersebut. Artinya, tiba-tiba dosen itu mendekati si ketua kelas sembari bertanya ‘kamu sudah tahu saya?. Ketua yang terakhir keluar itu pun sontak teriak.

Pihak UAD yang diwakili oleh Kepala Humas UAD Yogyakarta Hadi Suyono, Senin (24/10/2016) membantah kebenaran pesan berantai tersebut.

“Itu saya pastikan hoax. Itu hanya euforia orang-orang dan beberapa web agar laris saja dengan membagikan pesan itu,” ungkapnya seperti dilansir laman detikcom.
comments | | Read More...

4 Bupati Madura Sepakat Madura Menjadi Provinsi

Penulis : Kwanyar News on Thursday, October 6, 2016 | 1:24 AM

Thursday, October 6, 2016






Pimpinan daerah dari empat Kabupaten se-Madura sepakat menjadikan Madura sebagai provinsi setelah melakukan pertemuan di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan.

Menurut Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, keputusan itu diambil karena pimpinan daerah mempertimbangkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Pasca Madura Jadi Provinsi.

“Semangat untuk menjadi provinsi tampaknya sudah bulat, toh itu dalam rangka peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Busyro, Senin (3/10/2016).

Provinsi Madura dan Dijelaskan Busyro, sebagai langkah awal nantinya pemerintah daerah akan mengajukan Judicial Review kepada Mahkamah Konstitusi

Untuk menggugat UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Kalau tidak berhasil nanti kita akan lakukan tahapan yang kedua yakni Pemekaran Wilayah,” imbuh Busyro.

Ditegaskan orang nomor satu di Kabupaten Sumenep tersebut, pemerintah kabupaten se Madura sudah siap memekarkan wilayahnya jika dibutuhkan. Namun ia berharap Judicial Review bisa berjalan sukses.

“Tapi pemekaran wilayah itu menunggu hasil kajian akademis dari perguruan tinggi terkait wilayah yang paling layak dimekarkan,” tegasnya.
comments | | Read More...

Jessica Kumala Wongso di Tuntut 20 Tahun Penjara






Terdakwa pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU), hukuman pidana 20 tahun penjara.

Hukuman Untuk Jessica Kumala Wongso dan Menanggapi tuntutan ini Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kisworo langsung menyampaikan pertanyaan kepada Jessica. Apakah nota pembelaan akan ditulis Jessica sendiri atau bersamaan dengan penasihat hukum?

Pertanyaan tersebut langsung direspons Jessica. Ia menyatakan siap menulis nota pembelaannya sendiri.

"Saya akan buat sendiri yang mulia," ujar Jessica di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016) malam.

Pembelaan terhadap tuntutan yang dibacakan JPU juga diperkuat pernyataan dari pengacara Jessica, Otto Hasibuan.

"Ya yang mulia kami akan lakukan pembelaan," penasihat hukum Jessica Wongso itu menandaskan.

comments | | Read More...
 
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Copyright © 2011. KWANYAR NEWS . All Rights Reserved.
Design Template by Kwanyar News | Support by creating website | Powered by Blogger